Apa Itu Unique Selling Proposition? Tujuan, Manfaat, Karakteristik dan Cara Membuatnya

Posted on
Apa Itu Unique Selling Proposition? Tujuan, Manfaat, Karakteristik dan Cara Membuatnya

Unique selling proposition mungkin dapat menjadi salah satu faktor penting yang perlu dimiliki setiap brand supaya terlihat lebih baik dari pesaing atau kompetitor. Karena sejatinya kita tahu bahwa di dalam dunia bisnis pasti selalu ada yang namanya pesaing atau kompetior. Akan tetapi, tentunya hal tersebut bukan sesuatu yang perlu untuk ditakuti.

Alih- alih untuk ditakuti kita dapat memanfaatkanya dengan baik. Dimana dari pesaing kita dapat belajar banyak hal terutama pada strategi marketing seperti kita bisa pelajari srategi yang mereka gunakan dan bisa kita kolaborasikan dengan strategi yang kita miliki sehingga akan menunjukan perubahan yang positif bagi bisnis kita.

Walaupun memang kompetitor tetaplah menjadi lawan di dalam sebuah dunia bisnis. Karena apabila produk yang kita miliki tidak dapat bersaing dengan produk pesaing, maka kita akan kalah pada persaingan memperebutkan konsumen.

Oleh karenannya supaya hal tersebut dapat kita hindari, maka kita harus dapat menguatkan berbagai aspek dalam persaingan konsumen, supaya konsumen lebih menginginkan untuk membeli produk kita. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan yakni dengan mengidentifikasi Unique selling proposition dari berbagai produk yang kita tawarkan supaya dapat membantu dalam branding dan pemasaran.

Tentunya supaya dapat melakukan hal tersebut maka kita harus mempelajari lebih jauh mengenai apa itu Unique Selling Proposition. Nah untuk memahaminya Anda dapat menyimak pembahasan dibawah ini.

Apa Itu Unique Selling Proposition ?

Unique Selling Proposition (USP) adalah Suatu keunikan yang diiliki oleh bisnis Anda yang membedakannya dari bisnis sejenis lainnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa USP merupakan salah satu penyebab utama mengapa konsumen akan lebih rela membayar lebih untuk membeli produk Anda, dibandingkan dengan produk kompetitor.

Dari penjelasan diatas kita dapat megetahui bahwa pada dasarnya Unique selling proposition dapat menjadi faktor pertimbangan dari penjual sebagai suatu alasan bahwa produk mereka dapat dikatakan lebih baik dari kompetitor.

Karena pada dasarnya setiap konsumen yang akan membeli sesuatu produk atau barang tentunya memilih produk yang akan mereka beli, sehingga mereka cendrung membandingkan kelebihan dankelemahan beberapa produk terlebih dahulu, sebelum akhirnya membeli produk tersebut.

Secara sederhana terdapat beberapa hal yang bisanya menjadi salahsaut pertimbangan konsumen sebelum memilih suatu produk, contohnya seperti harga, keuntungan yang ditawarkan, kualitas, dan kepopulerannya.

Pada kenyataanya apabila sebuah produk tidak populer, maka  konsumen enggan untuk membelinya karena mereka merasa kurang terpercaya terkait dengan produk tersebut. Selain juga ada pertimbangan lainnya seperti harga yang juga sangat menentukan keputusan konsumen supaya membeli sebuah produk.

Sehingga supaya konsumen dapat langsung memilih produk kita, maka sudah tentu kita harus memiliki hal spesifik yang ditawarkan kepada mereka. Karena pada dasarnya banyak sekali pebisnis yang melakukan kesalahan karena masalah yang kurang spesifik.

Ketika tidak spesifik dalam menunjukkan apa yang menjadi kelebihannya, maka tetap akan sulit untuk bissa menggaet konsumen dari pesaing. Seperti ketika kita telah memberikan harga termurah dan kualitas yang bagus, akan teatapi tetap kalah dengan kompetitor.

Oleh karenanya, hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan USP ialah hal spesifik yang dapat ditawarkan oleh produk kita sehingga lebih telihat menarik dari kompetitor.

Memang tidak ada standar yang menjadi patokan supaya membuat unique selling proposition pada sebuah produk. Akan tetapi ada baiknya unique selling proposition dapat menggambarkan brand value (citra merek).

Terapat tiga komponen utama unique selling proposition yakni diferensiasi (pembeda), kuantifikasi (jumlah), dan relevansi (keterkaitannya dengan brand value).

Supaya dapat memudahkan Anda untuk menyiapkan unique selling proposition yang lebih menarik, Maka anda dapat menjawab 3 pertanyaan di bawah ini :

  1. Siapa target pasar atau audiens yang Anda targetan?
  2. Kebutuhan konsumen apa yang akan Anda penuhi?
  3. Berapa harga terbaik yang menghasilkan profit, tapi juga terjangkau bagi konsumen?

Tujuan Unique Selling Proposition

Kreativitas dalam menentukan unique selling proposition tentunya dilakukan untuk tujuan yang besar. Karena Unique selling proposition akan berdampak pada eksistensi dari brand di masa depan.

Oleh karenanya tujuan utamanyanya adalah sebagai faktor pembeda brand  dengan pesaing. Dengan demikian, unique selling proposition akan lebih ditujukan supaya mendorong brand Anda untuk memberi suatu atribut yang unik dibanding produk pesaing supaya konsumen akan lebih mengenali produk Anda.

Unique selling proposition yang baik tentunya akan memengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan ketika ingin melakukan pembelian. Bisa dibilang, hal inilah yang menjadi faktor membuat konsumen lebih besar peluangnya untuk membeli produk Anda dibandingkan kompetitor.

Manfaat Unique Selling Proposition

Membuat unique selling proposition pada brand Anda akan memiliki banyak manfaat. Adapun manfaatnya sebagai berikut:

  • Membedakan produk Anda dibandingkan produk pesaing dengan keunikannya.
  • Mengarahkan supaya konsumen mengingat produk Anda dengan cepat .
  • Semakin mudah diingat, maka akan semakin mudah dicari. Jika sudah dicari, maka akan ada peluang membeli.
  • Menjadi sebuah magnet perhatian dari konsumen terkait produk Anda.
  • Meningkatkan pembelian karena konsumen cenderung akan memilih produk yang masih jarang di pasar atau berbeda.

Karakteristik Unique Selling Proposition

Dalam membuat unique selling proposition, Maka anda harus memahami karakteristiknya supaya dapat dengan mudah menggaet perhatian calon konsumen. Adapun Karakteristiknya sebagai berikut :

1. Memiliki Visualisasi yang Menarik

Pada dasarnya gambaran secara visual akan menjadi daya tarik utama dalam mempromosikan suatu brand. Oleh karenanya buatlah unique selling proposition yang menarik untuk dilihat sebagai visual statement supaya dapat lebih menarik perhatian. Akan tetapi sebelum memulainya adabiknya melakukan riset pasar terlebih dahulu supaya keunikan dari produk Anda bukan malah menjadi suatu keanehan yang tidak dapat diterima oleh calon pembeli.

2. Memiliki Tujuan yang Jelas

Unique selling proposition di haruskan untuk menggambarkan target dan tujuan dari bisnis serta suatu yang menjadi alasan utama dari produk Anda akan cocok dengan kebutuhan target pasar. Karena pada dasarya USP yang sukses adalah yang dapat membuat konsumen dengan cepat memahami produk dan tertarik dengan produk Anda.

3. Semakin Simpel, Maka Akan Semakin Baik

Unique selling proposition yang sukses akan mengangkat karakter dari produk yang sederhana dan jelas. Walaupun hanya mengandung satu kalimat ataupun satu frasa yang menarik dan mudah diingat. Akan tetapi dapat menarikperhatiancalon pembeli.

4. Lebih Memperlihatkan Kelebihan Produk

Walaupun simpel, Akan tetapi Anda benar-benar harus memperlihatkan kelebihan dan juga manfaat dari produk yang akan konsumen dapatkan (customer value). Pastikan produk Anda memiliki kelebihan dan manfaat yang berbeda dengan kompetitor .

Oleh Karenanya dengan menerapkan USP yang sederhana dengan visualisasi yang menarik pada produk Anda, Maka target penjualan pun akan dapat ditingkatkan.

Cara Membuat Unique Selling Proposition

Hal utama yang perlu diingat dalam membuat unique selling proposition adalah cara pandang dari pembeli terhadap suatu produk. Oleh karenanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat

1. Mengetahui pangsa pasar dan consumer behavior

Lengkapi berbagai informasi terkait dengan konsumen sampai perilaku mereka. Dengan strategi pemasaran yang tepat, kita tidak hanya harus mengetahui apa yang  menjadi kebutuhan pelanggan saja. Melainkan, kita juga harus memahami apa yang motivasi mereka saat membeli produk.

Tentunya perlu diketahui juga bagaimana karakteristik dari pelanggan. Karena Hal itu akan memudahkan kita dalam membuat suatu produk yang tepat untuk mereka.

Ketahui juga berapa data seperti rata-rata umur pelanggan sampai dengan apa pekerjaannya. Karena hal tersebut sangatlah dibutuhkan Karena Apabila produk anda sesuai dengan apa yang diingikan calon pembeli, maka pastinya Anda bisa mendapatkan customer loyalty.

2. Analisis kelebihan dan kelemahan rival.

Kenali dengan siapa Ada bersaing dengan melakukan analisis kelebihan dan kelemahannya serta melakukan secara rutin evaluasi perbandingan antara produk Anda dengan produk mereka. Dengan evaluasi tersebut nantinya Anda dapat menemukan celah untuk memodifikasi produk Anda suapaya memiiki daya saing dibandingkan pesaing.

Ketika Anda mengetahui hal positif dan negatif dari produk Anda, tentunya akan lebih mudah untuk menentukan USP. Dimana Anda bisa menonjolkan keunggulan produk dan menjadikannya USP yang memang benar-benar unik dan berbeda dari para pesaing lainnya.

3. Menempatkan diri sebagai konsumen

Peka dan sensitif terkait dengan kebutuhan dari konsumen adalah saah satu modal utama yang akan membuat suatu penilaian menjadi objektif terhadap suatu produk. Hal ini tentunya sangatlah penting, karena nantinya produk Anda akan menjadi salah satu solusi kebutuhan konsumen. Apabila Anda pandai dalam memposisikan diri sebagai konsumen. Karena nantinya akan terlihat mana yang harus dibenahi supaya konsumen ingin terus – menerus membeli produk Anda.

Salah satu kebiasaan yang menjadi kesalahan, yang sering dilakukan oleh pebisnis adalah melupakan kebutuhan dari konsumen. Pebisnis umumnya hanya berfokus pada peningkatan kualitas supaya bisa menawarkan sejumlah produk yang memiliki kualitas tinggi kepada konsumennya.

Akan tetapi , kebutuhan dari konsumen sering daiabaikan atau dilupakan sehingga produk yang dijual, akhirnya kurang diminati di pasaran. Oleh karenanya, salah satu hal yang harus dilakukan sebelum menentukan unique selling proposition ialah dengan menempatkan diri pada posisi konsumen

Anda dapat mencari tahu apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen melalui survei. Dimana anda minta tolong kepada konsumen untuk mengisi survei mengenai produk Anda serta bagaimana pelayanan yang diberikan.

Apabila dari survei menunjukan konsumen terlihat lebih menyukai produk Anda, hal itu nantiya dapat Anda jadikan USP untuk bisa menarik konsumen lainnya. Tentunya hal tersebut akan membuat calon pelanggan menjadi merasa penasaran dan tertarik untuk membeli produk Anda.

4. Buatlah secara hiperbolis

Membuaatnya tampil menarik bukan berarti mengelabui atau membuatnya seolah-olah produk menjadi tanpa kelemahan, Akan tetapi buatlah deskripsi produk yang sedikit hiperbolis supaya calon pelanggan memahami hal-hal itu sebagai suatu kelebihan. Misalnya dengan menerapkan penggunaan kata bagus, terbaik, viral, banyak dicari, sudah terbukti terjamin dll.

Karena pada dasarnya dengan menerapkan hal tersebut sah – sah saja jika memang produk Anda sesuai dengan apa yang Anda sampaikan. Selain itu juga dengan menerapakan sedikit bahasa yang hiperbolis maka dapat memperlihatkan antusiasme, keyakinan, dan juga mejadi suatu kebanggaan pada produk.

Mungkin cukup sekian penjelasan mengenai Apa Itu Unique Selling Proposition? Tujuan, Manfaat, Karakteristik dan Cara Membuatnya. Jika Ada yang ingin ditanyakan dapat melalui kolom komentar yang telah disediakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *